oleh

Komisi III Kian Gerah Proyek Pembangunan Gedung DPRD Belum Juga Rampung

Referensinews.com – DPRD Bandarlampung tampaknya telah benar-benar gerah dengan pembangunan gedung kantor mereka yang tak kunjung selesai.

Kegusaran itu salah satunya terlihat dalam hearing Komisi III DPRD Bandarlampung dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) hari ini (10/3).

Ya, pada hearing evaluasi dan rencana kerja Dinas PU tersebut, salah satu pokok pembahasan yang memanas adalah pengerjaan gedung DPRD yang belum juga selesai meski dimulai sejak tahun lalu.

Ketua Komisi III Dedi Yuginta mengatakan, sudah semestinya Dinas PU tegas mendesak kontraktor untuk segera menyelesaikan proyek tersebut. Di mana diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh CV Batin Alam dengan nilai kontrak Rp9.888.569.000.

“Tegaskan ke kontraktornya, pembangunan gedung DPRD ini perlu kepastian kapan selesainya. Berita tentang belum selesainya renovasi gedung ini sudah keluar kemana-mana,” ucap Ginta.

Terlebih, ucap Ginta, proyek tersebut berada di lingkungan DPRD Bandarlampung yang salah satu fungsinya terkait pengawasan.

“Ingat, proyek ini di depan mata kami. Kami sudah berulang kali mengingatkan tapi kok ini belum juga selesai,” sesalnya.

Ginta pun meminta Dinas PU untuk tak lelah mengingatkan pihak rekanan. “Surati rekanannya, tanyakan kapan komitmen mereka bisa menyelesaikan pekerjan ini,” ucapnya.

Merunut dari pekerjaan gedung DPRD yang belum kunjung selesai, Sekretaris Komisi III Agus Purwanto lantas menduga masih ada sejumlah proyek pembangunan yang belum juga rampung.

“Pertama, tentu kami minta kepastian kapan gedung DPRD ini selesai dikerjakan. Jangan molor terus. Kemudian gedung mana lagi yang juga belum selesai. Saya duga tak hanya gedung DPRD ini saja,” ucap Agus.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PU Bandarlampung Iwan Gunawan mengatakan pihaknya telah berulang kali mempertanyakan dan mengingatkan pihak rekanan.

“Kita sudah dua kali menyurati mereka. InsyaAllah akhir Maret ini sudah bisa selesai. Dan kami siap untuk kembali menyurati pihak rekanan,” ucap Iwan.

Terkait progres, Iwan menyatakan hingga saat ini proyek renovasi gedung DPRD telah memasuki sekitar 90 persen selesai. “Jadi kemungkinan besar akhir Maret ini sudah bisa benar-benar selesai sepenuhnya,” ucap Iwan.

Di sisi lain, Iwan tak memungkiri masih ada proyek pembangunan gedung tahun anggaran 2021 yang juga belum rampung dikerjakan.

Selain gedung DPRD, menurutnya pembangunan yang belum selesai salah satunya adalah gedung Fakultas Teknik Unila dengan anggaran sekitar Rp26 miliar.

Proyek berupa pembangunan dua gedung yang masing-masing empat lantai itu masih tahap 96 persen dari kategori selesai.

“Kalau gedung Fakultas Teknik sempat terjadi kendala terkait lahan yang ternyata belum siap sepenuhnya. Masih hutan belantara. Butuh sekitar dua bulan untuk membersihkan lahan lokasi pembangunan,” sebut Iwan seraya menuturkan proyek tersebut telah memasuki 96 persen pembangunan.

Selain dua proyek itu, Iwan juga menyebutkan bahwa hingga kini pembangunan kantor Kelurahan Enggal pun belum selesai sepenuhnya. “Kita target semua proyek yang belum selesai bisa selesai akhir Maret,” tukasnya. (rn1)

Komentar