RTH Ramah Anak Minim, DPRD Bandar Lampung Ingatkan Investasi SDM Dimulai dari Ruang Publik

Referensinews.com – Upaya memperkuat predikat Kota Layak Anak di Bandar Lampung dinilai perlu langkah konkret dan terukur dari pemerintah kota.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah menyoroti penambahan Ruang Terbuka Hijau layak anak serta penertiban billboard rokok di sekitar sekolah.

Menurutnya, RTH layak anak bukan sekadar taman, melainkan ruang publik aman, nyaman, edukatif, dan mendukung tumbuh kembang optimal.

“RTH ramah anak itu bukan hanya ruang terbuka, tetapi harus memenuhi standar keamanan, kenyamanan, serta memiliki nilai edukatif. Anak-anak membutuhkan ruang bermain dan berinteraksi yang sehat,” ujarnya.

Ia menjelaskan RTH memadai berdampak langsung pada kesehatan fisik dan mental anak serta menjadi ruang interaksi sosial positif.

Baca Juga:  Tanggapi Keluhan Jalan Rusak dan Banjir, DPRD Bandar Lampung Naikkan Anggaran Jalan dari Rp10 Miliar Jadi Rp50 Miliar

“Kalau ruang publiknya tersedia dengan baik, anak-anak punya alternatif aktivitas yang lebih produktif. Ini bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia,” tegasnya.

Komisi IV mendorong penambahan dan revitalisasi RTH tematik ramah anak dengan fasilitas bermain edukatif, inklusif, serta perawatan rutin.

Selain RTH, ia menyoroti masih adanya iklan rokok di sekitar fasilitas pendidikan yang dinilai bertentangan dengan semangat perlindungan anak.

“Iklan rokok di zona sensitif seperti sekolah sangat tidak tepat. Anak-anak adalah kelompok rentan yang mudah terpengaruh oleh promosi visual. Ini berpotensi menormalisasi perilaku merokok sejak dini,” katanya.

Komisi IV meminta evaluasi izin billboard di sekitar sekolah dan penindakan tegas terhadap reklame yang melanggar prinsip perlindungan anak.

Baca Juga:  Bahas Aspirasi Tenaga Honorer, DPRD Bandar Lampung Gelar Audiensi Mendalam

“Predikat Kota Layak Anak jangan hanya administratif. Harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang benar-benar melindungi hak anak atas lingkungan yang sehat dan aman,” tandasnya.

DPRD memastikan akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak serta mendorong sinergi menciptakan kota ramah anak.

Komentar