Referensinews.com – DPRD Kota Bandar Lampung mendukung penuh rencana pendirian SMA Siger sebagai solusi bagi lulusan SMP yang tak tertampung di SMA negeri.
Ketua Komisi IV DPRD, Asroni Paslah, menyatakan dukungan itu saat mengikuti sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila di Kemiling, Sabtu (28/6/2025).
Ia menyebut jumlah SMA dan SMK negeri di Bandar Lampung masih terbatas, dengan 17 SMA dan 9 SMK, sedangkan lulusan SMP mencapai lebih dari 15 ribu siswa.
“Ribuan anak terancam tidak bisa lanjut ke SMA karena kuota terbatas, SMA Siger jadi langkah strategis untuk siswa kurang mampu,” kata Asroni.
SMA Siger akan beroperasi di empat lokasi, yakni SMPN 38, 39, 44, dan 45, dengan setiap sekolah menyediakan satu kelas berkapasitas 32 siswa.
Pendaftaran mulai 5 Juli 2025, khusus untuk peserta dari keluarga kurang mampu yang memiliki SKTM dan KTP Bandar Lampung.
Tujuan program ini adalah memberikan kesempatan luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan menengah tanpa terbebani ekonomi dan kuota.
Selain pendidikan, Asroni menyoroti masih banyak warga Kemiling yang terkendala fasilitas puskesmas dan aktifitas kartu BPJS Kesehatan.
“Pendidikan dan kesehatan adalah prioritas utama kami di Komisi IV, dan kami berharap Pemkot serius menanganinya,” tegasnya.
DPRD berharap dengan hadirnya SMA Siger, tidak ada lagi anak Bandar Lampung yang putus sekolah karena biaya atau keterbatasan kuota.
















Komentar