Gajah Teror Warga Sukamarga

“Bagaimana kita melakukan penggiringan namun itu tidak membahayakan masyarakat, karena itu perlunya koordinasi dan satu komando. Jangan ada warga yang nekat melakukan penggiringan sendiri. Karena kami menerima laporan itu masih ada. Masyarakat perlu paham bahwa itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Lebih lanjut Mandala mengatakan, untuk blokade pada titik-titik yang berpotensi perlintasan kawanan gajah, sejauh ini kekompakan dan gotong-royong masyarakat cukup tinggi, membantu petugas melakukan penghalauan.

Sebelumnya, terdapat 12 gajah yang masih menghantui masyarakat Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS). Kawanan gajah tersebut sempat masuk permukiman penduduk dan merusak rumah, gubuk, dan tanaman warga. (rn1)

Baca Juga:  DPRD Bandar Lampung Minta Tutup Semua Hiburan Malam Selama Ramadhan 1447 H, Tanpa Pilih Kasih!

Komentar