Soroti Kenaikan Tarif PDAM Juga Perizinan, Ini Pesan Ketua DPRD Bandar Lampung Usai Hadiri Rakornas Kada dan Forkopimda 2023

Referensinews.com – Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi menjadi salah satu orang yang menghadiri acara Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023.

Berbagai arahan untuk pemerintah daerah menurut Wiyadi disampaikan pada Rakornas yang berlangsung pada Selasa 17 Januari 2022, di Sentul Internasional Convention Center tersebut.

“Saat ini inflasi masih terkendali, namun dalam waktu dekat ini yang harus dijaga adalah harga beras, telur, tomat, dan daging ayam,” pesan Wiyadi meneruskan salah satu pesan dalam Rakornas tersebut.

Kepada pemerintah daerah, ucap Wiyadi, diminta agar bisa menjaga stok dan perubahan atau kenaikan harga.

Tak hanya itu, sambung Wiyadi, yang sangat perlu diperhatikan adalah tarif dari PDAM.

Baca Juga:  Ungkap Program Kerja, DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Paripurna Penutupan Masa Sidang 2022-2023

“Hati-hati dalam menaikkan tarif PDAM, karena akan berdampak signifikan dalam kenaikan inflasi, selain kebutuhan pokok beras,” imbau Wiyadi.

Pesan lainnya, pemerintah daerah harus menyelesaikan permasalahan kemiskinan ekstrim.

“Stunting pun saat ini masih menjadi masalah, stunting harus menjadi target penyelesaian pengembangan kwalitas SDM kedepan,” pintanya.

Sebab, lanjut Wiyadi, target nasional harus di bawah 14%. Di mana, dikatakannya, penyebab stunting terbesar yakni ketika bayi masih dalam kandungan.

“Jadi perlu peningkatan gizi ibu mengandung, oleh karenanya posyandu serta puskeskel harus dapat lebih diberdayakan,” imbaunya.

Terkait hal tersebut, peningkatan gizi ibu hamil, diintervensi jagan menggunakan biskuit, atau bubur instan.

Melainkan lebih baik menggunakan protein alami hewani yang mengandung zat besi. Seperti hati ampela ayam, telur, atau juga teri nasi.

Baca Juga:  Dewan Tegaskan Pelaksanaan PPDB di Bandar Lampung Harus Sesuai dengan Regulasi!

Berikutnya, dalam rangka menumbuhkan potensi peningkatan PAD dan pembukaan lapangan pekerjaan, menurutnya presiden selalu menyampaikan untuk jangan mempersulit investasi.

“Semisal tentang perizinan, atau waktu yang berbulan-bulan akan menjadi sangat tidak efektif,” sebutnya.

Komentar