Referensinews.com – Prioritas pembangunan Pemkot Bandar Lampung pada 2026 dipastikan mengarah ke infrastruktur dasar setelah Komisi III DPRD menyetujui penguatan anggaran jalan dan drainase.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyampaikan arah kebijakan itu saat diwawancarai, Senin, 12 Januari 2025.
Ia menjelaskan pada APBD murni 2026, usulan awal perbaikan jalan lingkungan sebesar Rp10 miliar dinaikkan menjadi Rp50 miliar setelah pembahasan dan pergeseran anggaran.
“Dana Rp50 miliar ini diperuntukkan bagi perbaikan jalan lingkungan di seluruh wilayah kota. Totalnya mencakup 120 kecamatan,” katanya.
Selain jalan, anggaran Rp25 miliar disiapkan untuk perbaikan dan pemeliharaan drainase guna menekan potensi genangan dan banjir di sejumlah titik.
Untuk pemeliharaan jembatan, Pemkot Bandar Lampung juga mengalokasikan Rp15 miliar dalam APBD murni 2026.
Di sisi lain, tidak semua rencana pembangunan gedung dilanjutkan karena DPRD menilai sebagian belum menjadi kebutuhan prioritas.
“Hibah pembangunan gedung UIN malah kita batalkan karena tidak urgent,” ujarnya.
Rencana pembangunan Pasar Koga juga dihentikan dan anggarannya dialihkan untuk pembangunan gedung kelurahan permanen.
Agus menyebut masih ada sekitar delapan hingga sepuluh kelurahan di Bandar Lampung yang belum memiliki gedung sendiri dan masih menyewa bangunan.
“Daripada terus-menerus menyewa, lebih baik dibangunkan gedung kelurahan permanen. Itu jauh lebih efisien dalam jangka panjang,” jelasnya.
Dalam APBD 2026, lanjutnya, terdapat pula alokasi anggaran untuk lembaga vertikal seperti Kejaksaan Tinggi dan Polresta Bandar Lampung meski nilainya terbatas.
Terkait realisasi anggaran tahun berjalan, ia memastikan evaluasi pelaksanaan APBD 2025 akan dibahas pada pekan depan.
“Evaluasi APBD 2025 akan kita lakukan minggu depan,” pungkasnya.
















Komentar