Referensinews.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus berkomitmen membantu mahasiswa memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.
Terbaru, Indra Maulana, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro UTI, membuat inovasi baru yang membuktikan komitmen tersebut.
Indra mengembangkan alat berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau pertumbuhan bibit alpukat hijau.
Pada 28 November 2024, di Penangkaran Bibit Alpukat Karisma Jaya di Bandar Lampung, teknologi ini diberikan secara langsung kepada petani.
Muhammad Anwar Sadat Faidar selaku dosen pembimbing Teknik Elektro di Universitas Teknokrat Indonesia, dan Elka Pranita selaku dosen penguji, menyaksikan penyerahan alat.
Alat monitoring ini dibuat untuk membantu petani memantau kondisi bibit alpukat dengan lebih baik.
Yang mana, alat ini dapat memberikan data tentang parameter pertumbuhan seperti kelembapan tanah, suhu lingkungan, dan lainnya secara real-time berkat teknologi Internet of Things (IoT).
Data dimaksud diharapkan dapat membantu petani menghasilkan bibit alpukat yang unggul dan sehat.
Petani dari Karisma Jaya, selaku penerima manfaat dari alat tersebut, mengungkapkan rasa senangnya karena dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi.
“Kami merasa bangga dapat bekerja sama dengan Universitas Teknokrat Indonesia. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petani, karena bukan hanya mendapatkan alat yang canggih, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung pendidikan mahasiswa,” ungkap salah satu petani.
Lebih lanjut, petani juga berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut. Mereka mengapresiasi alat ini karena sangat membantu pekerjaan mereka dalam memantau kondisi bibit alpukat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya alat ini. Kami berharap inovasi seperti ini terus dikembangkan, sehingga teknologi ini bisa digunakan lebih luas lagi di kalangan petani,” ungkapnya.
Para dosen pembimbing juga menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan salah satu langkah nyata Universitas Teknokrat Indonesia untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Karya ini adalah bukti bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ungkap Muhammad Anwar Sadat Faidar.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara akademisi dan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sektor pertanian di Indonesia.
Dengan adanya dukungan dari Universitas Teknokrat Indonesia, diharapkan inovasi serupa akan terus lahir dan memberikan kontribusi positif bagi berbagai sektor lainnya.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang mau berinovasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Ia mengatakan, ke depan semua karya mahasiswa Teknokrat didorong makin dikenal dan bisa digunakan secara konkret untuk masyarakat.
Komentar