Referensinews.com – Warga Kampung Baru, Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, mengeluhkan tidak adanya pasokan air bersih dari PDAM yang sudah hampir satu bulan terakhir tidak mengalir.
Kalaupun hidup, aliran air sangat kecil sehingga tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Keluhan tersebut disampaikan oleh Novi, salah seorang warga RT 04 LK 01, pada Minggu (2/2/2025).
Ia menyampaikan bahwa kondisi ini menyulitkan warga, terutama karena banyak di antara mereka yang bekerja sebagai buruh dengan penghasilan kecil.
“Ini gimana pak, tolong kami. PDAM sudah hampir sebulan ini nggak hidup. Kemarin akhir bulan sempat hidup, tapi sangat kecil dan hanya bagian depan saja. Kami ini kesusahan air,” keluh Novi.
Ia berharap pihak PDAM dapat segera memberikan solusi agar aliran air bisa kembali normal, meskipun tidak setiap hari.
“Kami minta solusinya, minimal tiga hari sekali yang penting air hidup. Kalau harus beli air terus, kami kesulitan,” tambahnya.
Selain itu, Novi juga mempertanyakan mengapa warga tetap menerima tagihan PDAM meskipun air tidak mengalir. Menjelang bulan puasa, warga berharap masalah ini bisa segera diselesaikan.
Menanggapi keluhan warga, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bandarlampung, Endang Asnawi, meminta PDAM segera bertindak karena air merupakan kebutuhan utama masyarakat.
“Air ini kebutuhan dasar. Masyarakat butuh untuk mandi, mencuci, dan keperluan lainnya. Saya harap PDAM segera mencari solusi agar air bisa kembali mengalir,” ujar Endang.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi PDI-Perjuangan akan mengawal persoalan ini. Jika tidak ada penyelesaian, pihaknya akan membawa masalah ini ke Komisi II DPRD Bandarlampung untuk dilakukan hearing bersama PDAM.
“Kalau masalah ini tidak selesai, kami akan teruskan hingga hearing. Harus ada solusi dari PDAM,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Way Rilau, Meidasuri, mengaku telah menerima laporan dan segera mengirimkan tim ke lokasi untuk mengecek penyebab tidak mengalirnya air bersih.
“Kami akan instruksikan tim ke Kampung Baru, Panjang, untuk mengecek penyebabnya. Terima kasih atas informasinya, mudah-mudahan keluhan warga dapat segera teratasi,” tandas Meidasuri.
Warga berharap PDAM segera menemukan solusi agar distribusi air kembali normal, terutama menjelang bulan Ramadan, di mana kebutuhan air bersih semakin meningkat. (rn1)
















Komentar