Gramatika VS SEO, Ini yang Harus Diperhatikan Content Creator

Agil pun lantas menyarankan saat content creator memilih kata kunci, gunakanlah yang paling trending lantaran hal itu lah yang paling menjadi minat pembaca.

Selain untuk menciptakan peringkat teratas website dalam hasil pencarian di Google, juga mempermudah seseorang menemukan konten yang mereka cari.

Kenapa Harus SEO?

Dalam pelatihan itu, pria berperawakan gemuk itu juga mengajak kepada content creator untuk fokus pada beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat menulis artikel dengan menyajikan sampel pemberitaan di portal online.

Kesalahan antara lain terjadi terkait masalah saltik atau salah ketik, yang saat ini lebih populer dengan sebutan typo. Kesalahan kedua adalah kesalahan fonetik atau ejaan serta tanda baca.

Baca Juga:  Kumpulan Manfaat Dahsyat Dari Lengkuas, untuk Menghilangkan Panu hingga Bersihkan Bekas Jerawat

Kemudian, kesalahan yang juga kerap terjadi adalah morfologi, meliputi diksi, imbuhan, istilah asing, dan kata majemuk.

Tak lupa, Agil juga mengingatkan terkait penulisan ‘di’ yang harus dipisah serta ‘di’ yang harus disambung.

“Bila ‘di’ dengan kata menerangkan tempat dan waktu, penulisannya terpisah. Contohnya, ‘di sekolah’, ‘di kantor’, termasuk juga ‘di antara’. Ya, kata antara menunjukkan tempat antara kiri dan kanan, misalnya,” beber Agil.

Komentar