Gramatika VS SEO, Ini yang Harus Diperhatikan Content Creator

Situs berikutnya yang bisa menjadi rujukan adalah tesaurus.kemdikbud.go.id/tematis. Situs ini memiliki fungsi tak berbeda jauh dengan KBBI.

Terakhir, ada situs persamaankata.com, yang menyajikan beragam persamaan kata guna memperkaya kata seorang content creator.

Kendati begitu, meski seorang content creator harus menguasai gramatika dengan baik, namun dalam industri media online terdapat faktor yang juga patut menjadi pertimbangan, yaitu Search Engine Optimization (SEO).

Apa Itu SEO?

SEO merupakan teori yang mempengaruhi tulisan seseorang memperoleh pembaca sebanyak-banyak. Dengan SEO bagus, suatu artikel berita bisa lebih sering muncul dalam pencarian.

Hanya saja, tak jarang gramatika dan SEO kerap berseberangan.

Agil mencontohkan, beberapa situs kerap berbeda dalam memilih kata antara ‘salat’, ‘shalat’, dan ‘sholat’. Di mana, KBBI menyebutkan bahwa kata yang baku adalah ‘salat’. Namun dalam teori SEO, kata yang paling banyak dicari pembaca adalah ‘sholat’.

Baca Juga:  Safari ke Desa Trikarya Mulya, Bupati Mesuji Minta Camat hingga Kades Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Fakta tersebut dapat kita buktikan dengan mengakses Google Trend, sebuah tool untuk penelusuran kata yang sedang trending. Terbukti, kata ‘sholat’ memperlihatkan grafik paling atas setelah ‘shalat’, baru kemudian ‘salat’.

Komentar