Referensinews.com – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Yuni Karnelis, S.T.P, mengajak masyarakat memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama dalam keluarga untuk membentengi generasi muda dari tindak kekerasan dan degradasi moral. Ajakan tersebut disampaikannya dalam sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kamis (31/7/2025).
Yuni menyoroti berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang belakangan marak dan viral di media sosial. “Mulai dari pelecehan, pencabulan, kekerasan hingga pembunuhan terhadap anak-anak, semua itu jelas mencederai upaya bangsa dalam memberikan rasa aman bagi generasi penerus,” ujarnya.
Legislator Komisi I DPRD itu menegaskan pentingnya pembangunan karakter bangsa berbasis Pancasila agar nilai-nilainya dapat teraktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia menambahkan, peran orang tua menjadi kunci dalam memperkuat pendidikan moral dan spiritual anak, terlebih setelah peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli lalu yang mengusung tema “Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurut Yuni, pembangunan karakter anak memerlukan sinergi keluarga, pemerintah, tokoh masyarakat, hingga aparat penegak hukum. “Kami di DPRD bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya lewat program pembinaan ideologi Pancasila, dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan, dan pemuda,” katanya.
Selain isu kekerasan terhadap anak, Yuni juga menyoroti tantangan lain seperti stunting, gizi buruk, pendidikan, dan literasi digital. Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. “Jika ada indikasi kekerasan atau penyimpangan, jangan ragu melapor ke pihak berwenang,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Menutup kegiatan, Yuni kembali mengajak orang tua memperkuat nilai agama dan moral di rumah. “Nilai-nilai Pancasila selaras dengan ajaran agama. Jika ditanamkan sejak dini, kita dapat melahirkan anak-anak hebat yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
















Komentar