Terpisah, Kabid Penataan dan Pengingkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bandar Lampung Denis Adiwijaya mengatakan, pihaknya pernah memberikan teguran kepada perusahaan stockpile di Jl. Soekarno-Hatta agar memperhatikan dampak usahanya terhadap lingkungan.
Jika perusahaan tidak melaksanakan rekomendasi, DLH akan meninjau lokasi dan memberikan teguran kedua.
Di mana, ia mengatakan bahwa teguran yang telah dilakukan pihaknya dilakukan pada bulan lalu.
Ya, ceceran tanah belakangan kerap menghiasi seputaran Jl. Soekarno-Hatta, Way Gubang, Sukabumi. Seperti yang terpantau pada Minggu sore, 5 Maret 2023.
Diri informasi yang dihimpun, ceceran tanah tersebut kerap menghiasi area jalan tersebut yang disebabkan oleh kendaraan-kendaraan yang keluar dari stockpile batubara di sekitar lokasi.
Sehingga, ceceran tanah tersebut dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi jalan tersebut, karena dinilai membahayakan.
Berdasarkan pantauan pada Minggu 5 Maret 2023 sekitar pukul 15.10 WIB ruas Jl. Soekarno-Hatta menuju Panjang yang masuk wilayah Kelurahan Way Gubak tersebut tampak becek dan terdapat ceceran tanah.
Di mana, lokasi jalan turunan dan menanjak serta tikungan tersebut, membuat ceceran tanah tersebut membayakan, terutama bagi kendaraan sepeda motor jika tidak hati-hati.
Sebab, ceceran tanah tersebut dapat terpental ke pengendara lainnya setelah tergilas pengendara yang melintas.
Begitu juga saat tergilas sepeda motor dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan.
Selain itu saat terkena hujan ceceran tanah itu akan membuat jalanan licin.
Tian salah satu warga yang kerap melintas jalan tersebut mengatakan, ceceran tanah kerap menitupi badan jalan.
Akhibatnya, lalulintas di sekitar kerap terganggu. Pengendara pun harus seketika menurunkan kecepatan kendaraannya.
Saat panas, ceceran tanah tersebut membuat kondisi jalam berdebu. Sedangkan saat hujan membuat kondisi jalan menjadi licin.(rn1)
















Komentar